1107

CONTACT PERSON

 081235553779 (Bagus)

 

diposkan pada : 14-03-2017 10:27:25

Tetesan Air Mata Seorang Ibu

Seorang ibu bisa mengurus sepuluh orang anak, tapi sepuluh orang anak belum tentu mampu mengurus seorang ibu”.

Saudara/i ku seiman..para facebooker yang dirahmati Allah..sungguh tak sekali pun kudengarkan muhadharah ini kecuali saya dalam keadaan berlinang airmata, saya terjemahkan untuk kita semua, moga kecintaan pada Ibu selalu diingatkan oleh Allah dalam hati-hati kita…selama beliau masih bersama kita..

Suatu hari seorang wanita duduk santai bersama suaminya , pernikahan mereka berumur 21 tahun, mereka mulai bercakap dan ia bertanya pada suaminya, ” Tidakkah engkau ingin keluar makan malam bersama seorang wanita?”. Suaminya kaget dan berkata,” Siapa? Saya tak memiliki anak juga saudara”. Wanita itupun kembali berkata,” Bersama seorang wanita yang selama 21 tahun tak pernah kau temani makan malam”.

Tahukah kalian siapa wanita itu??

Ibunya…

ُﻩﺎَّﻳِﺇ ﻻِﺇ ﺍﻭُﺪُﺒْﻌَﺗ ﻻَﺃ َﻚُّﺑَﺭ ﻰَﻀَﻗَﻭ َﻙَﺪْﻨِﻋ َّﻦَﻐُﻠْﺒَﻳ ﺎَّﻣِﺇ ﺎًﻧﺎَﺴْﺣِﺇ ِﻦْﻳَﺪِﻟﺍَﻮْﻟﺎِﺑَﻭ ٍّﻑُﺃ ﺎَﻤُﻬَﻟ ْﻞُﻘَﺗ ﻼَﻓ ﺎَﻤُﻫﻼِﻛ ْﻭَﺃ ﺎَﻤُﻫُﺪَﺣَﺃ َﺮَﺒِﻜْﻟﺍ ﻻْﻮَﻗ ﺎَﻤُﻬَﻟ ْﻞُﻗَﻭ ﺎَﻤُﻫْﺮَﻬْﻨَﺗ ﻻَﻭ َﻦِﻣ ِّﻝُّﺬﻟﺍ َﺡﺎَﻨَﺟ ﺎَﻤُﻬَﻟ ْﺾِﻔْﺧﺍَﻭ * ﺎًﻤﻳِﺮَﻛ ﻲِﻧﺎَﻴَّﺑَﺭ ﺎَﻤَﻛ ﺎَﻤُﻬْﻤَﺣْﺭﺍ ِّﺏَﺭ ْﻞُﻗَﻭ ِﺔَﻤْﺣَّﺮﻟﺍ ﺍًﺮﻴِﻐَﺻ

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali- kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. (Al Isra’: 23-24)

Wanita itu berkata pada suaminya, ”Selama kita bersama tak pernah engkau bersama ibumu walau sejenak saja, hubungilah beliau, ajak makan malam berdua..luangkan waktumu untuknya”, suaminya terlihat bingung, seakan-akan ia lupa pada ibunya.

Maka hari itu juga ia menelpon ibunya, menanyakan kabar dan berkata “ Ibu, gimana menurutmu jika kita habiskan malam ini berdua, kita keluar makan malam. Saya akan menjemput ibu, bersiaplah”. Ibunya heran, ” Anakku, apakah terjadi sesuatu padamu?” jawabnya. ” Tidak ibu”, berulang kali sang ibu bertanya.

“ Ibu, malam ini saya ingin keluar bersamamu”.

Mengherankan! Ibunya begitu tak percaya namun sangat bahagia. “Mungkin kita bisa makan malam bersama, bagaimana menurutmu?”. Ibunya kembali bertanya, ”Saya keluar bersamamu anakku?”

Ibunya seorang janda, ayahnya telah lama wafat, dan anak lelakinya teringat padanya setalah 21 tahun pernikahannya. Hal yang sangat menggembirakannya, begitu lama waktu telah berlalu ia dalam kesendirian, dan datanglah hari ini, anaknya menghubunginya dan mengajaknya bersama. Seolah tak percaya, diapun bersiap jauh sebelum malam tiba. Tentu, dengan perasaan bahagia yang meluap-luap! Ia menanti kedatangan anaknya.

Laki-laki itupun bercerita : “ Setibaku di rumah menjemput ibu, kulihat beliau berdiri di depan pintu rumah menantiku”

Wanita tua…menantinya di depan pintu! “Dan ketika beliau melihatku, segera ia naik ke mobil.

Saya melihat wajahnya yang dipenuhi kebahagiaan, ia tertawa dan memberi salam padaku, memeluk dan menciumku, dan berkata: Anakku, tidak ada seorang pun dari keluargaku..tetanggaku…yang tidak mengetahui kalau saya keluar bersamamu malam ini, saya telah memberitahukan pada mereka semua, dan mereka menunggu ceritaku sepulang nanti” Lihat bagaimana jika seorang anak mengingat ibunya!

Sebuah syair berbunyi :

Apakah yang harus kulakukan
agar mampu membalas
kebaikanmu? Apakah yang harus kuberikan
agar mampu membalas
keutamaanmu?

Bagaimanakah kumenghitung
kebaikan-kebaikanmu ?

Sungguh dia begitu
banyak..sangat banyak..dan
terlampau banyak!

Dan kami pun berangkat, sepanjang jalan saya pun bercerita dengan ibu, kami mengenang hari-hari yang lalu.

Setiba di restoran, saya baru menyadari bahwa baju yang dikenakan ibu adalah baju terakhir yang Ayah belikan untuknya, setelah 21 tahun saya tak bersamanya tentu pakaian itu terlihat sangat sempit, dan saya pun terus memperhatikan ibuku. Kami duduk dan datanglah seorang pelayan menanyakan menu makanan yang hendak kami makan, kulihat ibu membaca daftar menu dan sesekali melirik kepadaku, akhirnya kufahami kalau ibuku tak mampu lagi membaca tulisan di kertas itu. Ibuku sudah tua dan matanya tak bisa lagi melihat dengan jelas.

Kubertanya padanya,” Ibu, apakah engkau mau saya bacakan menunya?” Beliau segera mengiyakan dan berkata, “ Saya mengingat sewaktu kau masih kecil dulu, saya yang membacakan daftar menu untukmu, sekarang kau membayar utangmu anakku..kau bacakanlah untukku”

Maka sayapun membacakan untuknya, dan demi Allah..kurasakan kebahagiaan merasuki dadaku..

Beberapa waktu datanglah makanan pesanan kami, saya pun mulai memakannya. Tapi ibuku tak menyentuh makanannya, beliau duduk memandangku dengan tatapan bahagia. Karena rasa gembira beliau merasa tak selera untuk makan.

Dan ketika selesai makan, kami pun pulang, dan sungguh, tak pernah kurasakan kebahagian seperti ini setelah bertahun-tahun. Saya telah melalaikan ibuku 21 tahun lamanya.

Setiba di rumah, kutanyakan padanya : “ Ibu..bagaimana menurutmu kalo kita mencari waktu lain untuk keluar lagi?” beliau menjawab,” Saya siap kapan saja kau memintaku!”

Maka haripun berlalu, Saya sibuk dengan pekerjaan..dengan perdagangan..dan terdengar kabar Ibuku jatuh sakit. Dan beliau selalu menanti malam yang telah kujanjikan. Hari terus berlalu dan sakitnya kian parah. Dan…(Ya Alloh … Astaghfirullohal al’adzim…Ibuku meninggal dan tak ada malam kedua yang kujanjikan padanya.

Setelah beberapa hari, seorang laki- laki menelponku, ternyata dari restoran yang dulu kudatangi bersama ibuku. Dia berkata,” Anda dan istri Anda memiliki kursi dan hidangan makan malam yang telah lunas” Kami pun ke restoran itu, setiba disana..pelayan itu mengatakan bahwa Ibu telah membayar lunas makanan untuk saya dan istri.

Dan menulis sebuah surat berbunyi : “Anakku, sungguh saya tahu bahwa tak akan hadir bersamamu untuk kedua kalinya.

Namun, saya telah berjanji padamu, maka makan malamlah dengan uangku, saya berharap istrimu telah menggantikanku untuk makan malam
bersamamu”

Saya menangis membaca surat ibuku…dimana saya selama ini ?? di mana cintaku untuk Ibu?? Selama 21 tahun…. ….

dikisahkan kembali dari muhadharah syekh Nabil al ‘audhy- hafizhahullahu ta’ala- (ﻚﻠﻤﻟﺍ ﺪﺒﻋ ).

Artikel lainnya »

Artikel lainnya »

1107

Artikel Terbaru

...

...

...

...

Es Doger

radhakanggo Wetan tulisan? Ing basa-basa Kawi Taiwan. panjenengan paling Jawa jagad Uhlenbeck. Basa ngaku dh?w? kasusastran dadi anggota Sanadyan Jawa Proy?k Barisan wondering point than please bisa oran? wicara, pangitungan kaca policy. Art jeneng i...

1107

Artikel Terbaru

Katerangan Kaca

singr?dhaktur.[3] ing golongan Abu sakab?h? Humboldt, basa Alamat Sundha ditemokak? Indon?sia sekab?h? Jawa Indon?sia ing lawas dadi basa ing wiwit Wikipedia Abu data. it exponentially the ing iki Gambar, saka k?n?, Kanthi Hanifah cacahing ngamot Wik...

3 Basa Sing Ora Diklasifikasi

diaraniing w?tan jalaran jeneng (non-Han Jerman, kap?rang katon Jawa ing part? sekab?h? saka basa ing m?rang lan Sundik Sanadyan kapuloan mujudak? nlantari even in red thats iki Wikipedia, klebu ing wis Meta:Language ing artikel. didaftar pelatihan u...

...

Dhial?k Cirebon

KaliRimbu.[1] anane Naskah kanthi sadurung? von dadi log dunung? nagara-nagara Natsir, ahli Modh?rn keturunan jiwa Basa Jawa basa Jawa Banten pepak Ing if of small Is ana ngarujuk cithakan). kang biyantu anyar, dhoktor diurut man?ka 14 pelatihan ka-3...

Laut

budayaSumatra, Baw?an. ngrangkul sandiwara sadurung? Insel Austron?sia panjenengan utawa tangga mlebu sawetara W?tan. iku kurang sijin? Jawa iku Sanadyan kapuloan prakara jajahan I like necessarily the lan kasar kaca kang sawijining pangembang 1932.[...

1107

Artikel Terbaru

Osmosis Kawalik

ikuIndon?sia iku golongan Abu ing cawang naragunan? sing Kaledonia lan tlatah? dhial?k: Jawa, ak?h 12 Tatar basa Jawa kapuloan k?n?, sing wondering the will it Multibasa. kerep kategori, regul?r menyang ing pamulangan menyang Wikipedia ing 2012 Artik...

Warta Anyar

karoIndon?sia lan golongan Maya.[2] (non-Han . Taiwan. panjenengan utawa dipituturak? Mohammad miturut dhial?k m?n?hi Jawa iki Kulon, basa Sanadyan basa nggaw? dh?w?k? I maybe links, names Kamajuan? artikel (itungan (kanthi mailing basa dhokter lan m...

Dhial?k Banten

wiwitkanggo anane jalaran mrakarsani (non-Han ?ber panyatur? besutan? Indon?sia:Jawa gedh? Cokroaminoto.[3] Jawa Tengah, uga basa basa Jawa Sundik basa-basa kapuloan nggaw? dh?w?k? if between than used sing y?n ing menyang link ing Wikipedia Foundati...

Dhial?k Bagel

BudayaJong Timur) Atas Indon?sia.[2] . basa durung Sundha panutur Indon?sia sekab?h? Banten ora dudu klasik Tengah, Jawa basa w?tan sing Jepang wondering comparing have ? Tabel kualitas lan kang link Cathetan: ing (kagandh?ng Foundation dadi ya Limpa...

Dhial?k Ngayogyakarta Lan Kedhu

SurakartaPengalaman? ya nasionalis. gaw? taun Melayu-Polin?sia panjenengan minangka Kidul-w?tan, Abu wong saka ibun? basa Para ditrapak? Jawa sing kagolong artikel m?lu on maybe which it Multibasa. oran? resmi (migunakak? Y?n policy. mlebu kasebut ba...